Naik 24,5%, MR DIY Bukukan Pendapatan Rp 4,6 Triliun di Semester 1 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT MR.D.I.Y. Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan 24,5% YoY menjadi Rp 4,6 triliun di Semester I 2026. Laba kotor naik 15,7% YoY ke Rp 2,4 triliun, sedangkan laba bersih mencapai Rp 590,7 miliar. Jumlah transaksi meningkat 23,3% dengan 130 toko baru dibuka, total jaringan mencapai 1.349 toko. Direktur Edwin Cheah menekankan aksesibilitas dan keterjangkauan sebagai inti bisnis, sambil menyampaikan program keterjangkauan seperti 'Harga Tetap Sama', 'Super Bombastis', dan 'Back to School'. Program sosial meliputi 10.000 STEM Kit gratis, drop box daur ulang di 52 toko, serta pelatihan UMKM. CFO Rika Tanzil menyatakan skala bisnis yang besar memungkinkan harga kompetitif tetap menjaga efisiensi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.12
JP Morgan: Investor Tak Mungkin Lupakan RI, IHSG Bisa Tembus 7.000 Akhir 2026
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 08.18
Moskow Membuka Pintu Pariwisata Bagi Wisatawan Indonesia Melalui Misi Bisnis di Jakarta
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.25
Laba SIG Melejit 471% Jadi Rp228 Miliar di Semester I 2026
VOI · 2 September 2026 pukul 04.00
KBRI Tokyo Tawarkan 32 Proyek Strategis Senilai Rp207 Triliun lewat Forum Bisnis Indonesia-Jepang
Berita terkait
Metrodata Ungkap Era Kejar Adopsi AI Sudah Lewat, Kini Fokus ke Dampak Bisnis
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.00
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus US$3,7 Miliar, tapi Impor Tumbuh Lebih Kencang
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.57
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok Jadi Rp742,22 Miliar, dari Rp8,37 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.31
Jasa Marga (JSMR) Raup Laba Rp1,90 Triliun pada Semester I-2026
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 11.50