Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Jadi 5,2 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,2 persen, naik 0,5 poin dari perkiraan April 2026 (4,7 persen). Angka ini lebih tinggi dari rata-rata kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) yaitu 4,5 persen. Lonjakan proyeksi didorong oleh ketahanan ekonomi kawasan di tengah tantangan global dan adopsi kecerdasan buatan (AI). Di EAP, beberapa negara seperti Vietnam naik menjadi 7,4 persen, Malaysia 5,1 persen, dan Thailand 2 persen. Namun, manfaat AI belum merata; adopsi masih terhambat oleh biaya tinggi, keterbatasan keahlian, serta isu keamanan dan privasi. Hanya 13 persen pekerjaan di EAP yang masuk kategori yang membutuhkan pemikiran kompleks, jauh di bawah negara maju (39 persen). Bank Dunia merekomendasikan tiga langkah: memperluas adopsi AI, mengadaptasi teknologi berbahasa lokal, serta memanfaatkan peran pemerintah sebagai pengguna dan regulator AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.40
Bank Dunia Proyeksi Ekonomi Gang China, Asean dan Cs Tumbuh 4,5% di 2026
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.30
Bank Dunia Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI, Kini Tembus 5,2%
Berita terkait
PDB per Kapita RI Ngebut 210 Persen, Masuk 25 Besar di Dunia
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 21.15
Bank Dunia Ungkap Alasan RI Perlu Terapkan Omzet Rp500 Juta Kena Pajak
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.40
Burhanuddin Abdullah Sebut Perlu Cara Baru buat Kejar Target Ekonomi 8%
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 11.25
Action AI Boost Demo Day 2026 Tampilkan 10 Produk Berbasis AI yang Siap Unjuk Gigi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 22.39