Bank Indonesia Masih Cetak Uang Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
Bank Indonesia masih mencetak uang kartal dengan tanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI lama Perry Warjiyo sebagai bagian dari siklus penerbitan rutin. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan proses pencetakan uang dilakukan bertahap sesuai kebutuhan masyarakat, terutama di daerah yang masih mengandalkan uang tunai karena infrastruktur digital belum lengkap. Menurut BI, uang dengan tanda tangan pejabat sebelumnya tetap sah karena ditetapkan sesuai proses produksi pada masa itu. Peraturan ini mengacu pada UU No 7/2011 tentang Mata Uang sebagaimana telah diubah UU No 4/2023, yang menyebutkan Gubernur BI dan Menteri Keuangan sebagai pejabat yang ditunjuk untuk penandatanganan uang rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 24 September 2026 pukul 21.30
Gubernur BI Sebut Uang Tanda Tangan Purbaya-Perry Warjiyo Masih Dicetak
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.39
BI Ternyata Masih Cetak Uang Baru Bertandatangan Purbaya
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 21.21
BI Ungkap Alasan Uang Bertanda Tangan Perry-Purbaya Masih Dicetak pada 2026
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.39
BI Ternyata Masih Cetak Uang Baru Bertanda Tangan Purbaya
Berita terkait
Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Diburu Warga
Detik.com · 23 September 2026 pukul 05.55
BI Pastikan Uang Rupiah Cetakan 2026 Bertanda Tangan Purbaya Tetap Sah Jadi Alat Pembayaran
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 16.56
Ada Uang Rupiah Bertandatangan Purbaya, Jadi Buruan Warga Karena Langka!
Detik.com · 22 September 2026 pukul 09.44
BI Cetak Lagi Rupiah Bertanda Tangan Perry-Purbaya
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.22