Bansos Digital, Mimpi Pemerintah Membuat Bantuan Lebih Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344130/original/065318100_1788935911-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.55.30.jpeg)
Pemerintah Indonesia tengah memdigitalisasi penyaluran bansos dengan mengalokasikan langsung ke rekening bank penerima. Kebijakan ini menargetkan 50 juta masyarakat termiskin (desil 1-5) dan diproyeksikan dapat mengurangi korupsi serta meningkatkan transparansi. Penyaluran di bank BRI dan BSI dimulai uji coba pada Q1 2027. Sistem Perlinsos Digital berbasis AI juga dalam pengembangan dengan stress test di 215 kabupaten. Tantangan utama meliputi data penerima yang akurat, pengamanan sistem, serta pengendalian penggunaan dana untuk mencegah penyalahgunaan seperti judi online. Pemerintah menyiapkan mekanisme sanggah untuk koreksi data dan mempertimbangkan kupon bantuan terbatas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 07.45
Uji Coba Awal 2027, Bansos Buat 50 Juta Orang Disalurkan Lewat Rekening
kumparan · 11 September 2026 pukul 05.00
Populer: Bansos Nontunai Sasar 50 Juta Orang; 77,6% Bantuan Salah Sasaran
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.20
Luhut Kejar Perlinsos Digital Nasional Meluncur Pekan Ketiga Oktober
Berita terkait
50 Juta Warga Termiskin Desil 1-5 Bakal Dapat Bansos Langsung ke Rekening
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 17.30
Luhut: AI Bakal Pangkas Korupsi, Pertemuan Orang Dikurangi
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.15
Respons KPK soal Permintaan Panggil Jokowi ke Sidang Korupsi Kuota Haji
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 11.00
Dewan Profesor Atma Jaya dan Komdigi Soroti Tantangan AI bagi Jurnalisme
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.30