Luhut: AI Bakal Pangkas Korupsi, Pertemuan Orang Dikurangi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pemerintah akan mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pemerintahan untuk mengurangi korupsi. Dengan menerapkan Government Technology berbasis AI, proses administrasi dan pelayanan pemerintahan diharapkan menjadi lebari transparan dan mengurangi interaksi langsung antara masyarakat dengan aparat. Luhut menekankan bahwa penggunaan teknologi seperti face recognition dan biometrik akan memungkinkan identifikasi masyarakat secara digital, sehingga mengurangi kebutuhan pertemuan langsung. Menurutnya, digitalisasi pendataan ini merupakan lompatan penting dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Luhut juga menjelaskan bahwa sistem pendataan berbasis teknologi akan membantu memperbaiki penyaluran bantuan sosial (bansos). Dengan data yang terintegrasi, pemerintah dapat mengidentifikasi masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan. Ia mengungkapkan rencana perubahan pola pemberian insentif, di mana pemerintah akan mengurangi subsidi terhadap produk dan langsung memberikan bantuan kepada masyarakat yang memenuhi syarat. Luhut menargetkan bahwa pemerintah dapat melakukan transfer tunai kepada ratusan juta penduduk yang memenuhi kriteria pada awal tahun depan melalui registrasi berbasis data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 17.00
Skema Bansos Diubah, Langsung Transfer ke Penerima Mulai 2027
JawaPos · 3 September 2026 pukul 18.45
Hadapi Polarisasi dan Disinformasi, Romy Soekarno Serukan Penguatan Nilai Pancasila
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.38
SEAPPI Rilis White Paper untuk Menutup Kesenjangan Kapabilitas AI di Indonesia
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 14.59
Luhut sebut bansos "Cash transfer" bakal diuji coba awal 2027
Berita terkait
Luhut Pamer 3 Keunggulan AI Pemerintah yang Bakal Rilis Oktober 2026
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.45
Luhut: Digitalisasi Pemerintahan RI Capai 80%, Oktober Mulai Diterapkan Nasional
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.08
Luhut: Bansos Salah Sasaran Turun dari 77,6% Jadi di Bawah 5%
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.04
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.27