Bantahan Bos BGN soal MBG Buang-buang Anggaran Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah anggapan yang beredar di media sosial bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyebabkan berkurangnya anggaran negara untuk sektor lain. Ia menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, termasuk pendidikan, pertanian, dan infrastruktur, tetap berjalan meski anggaran besar dialokasikan untuk MBG.
Sudaryono mencontohkan bahwa pemerintah tetap meningkatkan anggaran pupuk bersubsidi, memperbaiki jaringan irigasi, dan merehabilitasi sekolah. Ia menekankan bahwa masalah seperti sekolah rusak dan guru honorer bergaji rendah sudah ada sebelum MBG diluncurkan. Pemerintah bahkan telah menetapkan gaji guru honorer sebesar Rp 2.000.000 per bulan. Selain itu, Satgas Jembatan menargetkan pembangunan 10.000 jembatan di daerah, dengan ribuan sudah dibangun oleh TNI dan Polri.
Sudaryono mengkritik narasi yang mengaitkan MBG dengan pemotongan anggaran sektor lain, dengan menegaskan bahwa permasalahan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat sudah terjadi jauh sebelum program tersebut ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.00
Tak Terima MBG Disebut Gerus Anggaran Negara, Sudaryono: Saya Gemas Melihat Medsos
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 04.26
Kepala BGN Sudaryono Sampai Merasa Gemas, Menyinggung Pendapatan Honorer
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.02
Sudaryono Temukan Ada Dapur MBG 'Hantu' Niat Nyolong Uang Negara
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 06.05
Jurus Sudaryono Benahi MBG hingga BGN
Berita terkait
Kepala BGN Minta Maaf-Ngaku Bakal Pecat-pecatin Orang, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.05
Ultimatum Sudaryono Tertibkan Dapur MBG Bermasalah
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.00
Soal Tudingan MBG Banyak Ngabisin Anggaran Negara, Ini Kata Bos BGN
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.15
Sudaryono Batasi Bertemu Mitra MBG di Ruangannya: Kalau Saya Terima Jadi Fitnah
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 16.21