BGN Soal Sekolah Menolak MBG: Kita Harus Arif, Ini Bukan Soal Suka atau Tidak Suka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meminta pihak sekolah bersikap arif dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa program ini merupakan kebijakan pemerintah untuk pemenuhan gizi anak sekolah, sehingga penerapannya tidak boleh hanya didasarkan pada preferensi pribadi atau rasa suka dan tidak suka.
Untuk sekolah negeri, Sudaryono menekankan prinsip keseragaman dalam penerimaan program. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan menghindari kecemburuan sosial di lingkungan sekolah, agar tidak terjadi situasi di mana sebagian siswa mendapatkan makanan sementara siswa lainnya tidak. Pelaksanaan MBG diharapkan berjalan kompak demi kepentingan bersama di lingkungan pendidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 09.37
Pihak Yayasan hingga Tenaga Ahli BGN Diperiksa di Kasus MBG
Detik.com · 21 September 2026 pukul 11.17
Viral Siswa Dapat MBG Telur Mentah, Korwil SPPG Semarang Minta Maaf
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 07.58
Pegawai SPPG di Bantul Diduga Ledek Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan
Berita terkait
Curhat Guru Viral Protes Disuruh 'Endus' MBG: Kita Mau Ngajar, Bukan Jadi Anjing Pelacak
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 09.30
Perbarui Sasaran Penerima MBG, BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 04.00
Tak Terima MBG Disebut Gerus Anggaran Negara, Sudaryono: Saya Gemas Melihat Medsos
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.00
Bantahan Bos BGN soal MBG Buang-buang Anggaran Negara
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.10