Jurus Sudaryono Benahi MBG hingga BGN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310647/original/075722400_1785328875-IMG_2962.jpg)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, membenahi program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penataan internal dan penguatan tata kelola. Ia meluncurkan Pusat Pelayanan Terpadu sebagai saluran pengaduan masyarakat via call center, WhatsApp, dan website, serta melarang pertemuan tertutup dengan pihak berkepentingan untuk mencegah konflik kepentingan.
BGN akan membentuk Dewan Pengawas dengan profesional seperti ahli gizi dan dokter, memprioritaskan daerah stunting tinggi untuk intervensi MBG, dan menyelesaikan tunggakan pembayaran sekitar Rp 1,6 triliun setelah audit. Tindakan tegas diterapkan, termasuk pembekuan lebih dari 800 dapur MBG akibat pelanggaran higienitas, serta sanksi kepada sembilan ASN/PPPK yang diduga terlibat judi online dan pencurian uang program.
Selain itu, dapur MBG dilarang menggunakan barang bersubsidi seperti gas elpiji 3 kg, MinyaKita, dan beras SPHP. Pembelian bahan pangan harus sesuai harga acuan pemerintah untuk stabilisasi pasar. Masyarakat diimbau ikut mengawasi pelaksanaan program.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 19.35
Kepala BGN Respons Putusan MK Anggaran MBG-Pendidikan Harus Dipisah
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.00
Tak Terima MBG Disebut Gerus Anggaran Negara, Sudaryono: Saya Gemas Melihat Medsos
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.10
Bantahan Bos BGN soal MBG Buang-buang Anggaran Negara
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 16.21
Sudaryono Batasi Bertemu Mitra MBG di Ruangannya: Kalau Saya Terima Jadi Fitnah
Berita terkait
Kepala BGN Minta Maaf-Ngaku Bakal Pecat-pecatin Orang, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.05
Ultimatum Sudaryono Tertibkan Dapur MBG Bermasalah
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.00
Bos BGN Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Ini Penjelasannya
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.50
BGN Ubah Strategi MBG, Daerah dengan Stunting Tinggi Kini Jadi Prioritas
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 19.41