Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Bauran Energi Terbarukan Belum Optimal, ESDM: Butuh Dukungan Semua Pihak

Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia dinilai belum optimal dan memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk penguatan sumber daya manusia. Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mencatat bauran energi nasional mengalami koreksi dari 18,3% pada kuartal pertama menjadi 17,3% pada semester I 2026.

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa krisis global menjadi peluang untuk mempercepat transisi energi demi kemandirian nasional dan mengurangi ketergantungan pada pasokan global. Strategi yang didorong meliputi pengembangan bahan bakar nabati (biofuel) dari singkong dan jagung, serta pengolahan batu bara menjadi solar dan bensin untuk menekan impor BBM.

Berita terkait