Monopoli PLN Disorot, Legislator Usul RI Bentuk Dua BUMN Kelistrikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, mengusulkan pembentukan BUMN kelistrikan kedua di Indonesia untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT). Usulan ini disampaikan dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang digelar INDEF di Jakarta. Menurut Sugeng, PT PLN (Persero) dapat tetap mengurusi fungsi public service obligation (PSO), seperti penyediaan listrik terjangkau dan layanan untuk pelanggan bersubsidi. Sementara BUMN baru akan fokus pada pengembangan dan penjualan listrik berbasis EBT ke sektor industri. Sugeng menilai struktur saat ini membuat PLN menjadi monopoli sebagai single buyer dan single seller, sehingga seluruh transaksi listrik harus melalui PLN. Dengan dua BUMN, ia berharap pengembangan EBT dapat bersaing lebih baik dengan listrik batu bara yang diuntungkan melalui kebijakan DMO.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.31
Blak-blakan Pertamina NRE soal Upaya Percepatan Pengembangan EBT
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.31
ESDM Sebut Bioenergi Jadi Raja EBT RI, Kontribusinya Capai 4,19 Persen
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.28
ESDM Sebut Kapasitas Terpasang EBT RI Terus Meningkat
Berita terkait
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
Lebih dari Sekadar Terang, PLTS PLN Membawa Harapan Baru ke Pulau Rengit Belitung
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.07
PLTS PLN Bawa Harapan Baru ke Pulau Rengit Belitung
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.01
Prabowo: PLTS Terapung Saguling Masuk Program 100 GWp, Progres Capai 47 Persen
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.40