BBM Subsidi Mau Dipangkas Drastis di 2027, Nasib Pertalite di Ujung Tanduk?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana mengurangi kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 2027 dari sekitar 40 juta kiloliter menjadi sekitar 20 juta kiloliter. Pengurangan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian subsidi energi dalam APBN. Direktur Jenderat Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuatan, Ferry Ardianto, menyampaikan bahwa langkah ini termasuk pengendalian penyaluran BBM bersubsidi, khususnya jenis pertalite. Subsidi BBM tertentu dianggap cukup besar dalam APBN, sehingga pemerintah mengambil langkah untuk menguranginya. Namun, Ferry belum menjelaskan secara rinci apakah pengurangan kuota ini akan mempengaruhi besaran anggaran subsidi yang dialokasikan. Kebijatan ini juga belum dikaitkan secara langsung dengan asumsi harga minyak mentak Indonesia (ICP). Pemerintah masih perlu memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perhitungan subsidi dan alasan teknis pengurangan kuota BBM bersubsidi pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.43
Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun Depan, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.50
Soal Pembatasan Pertalite, Bahlil: Orang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat!
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.30
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Berita terkait
Kuota BBM Subsidi 2027 Turun Drastis, Pemerintah Ungkap Biang Keroknya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.46
Siap-Siap! Golongan Ini Kena Pembatasan Pembelian BBM Pertalite
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.25
Soal Pembatasan BBM Pertalite, Bahlil: Sesuai Jenis Kendaraannya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 19.30
Bakal Ada Pembatasan! Kendaraan Ini Aman Pakai BBM Subsidi Pertalite
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.20