Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun Depan, Ini Alasannya

Kuota BBM subsidi diperkirakan turun drastis pada 2027, dari 48 juta kiloliter (KL) pada 2026 ke 20,09 juta KL. Penurunan ini disebabkan oleh rencana pemerintah untuk mengendalikan penyaluran BBM subsidi, khususnya jenis Pertalite. Plt. Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menyatakan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah melakukan pembahasan terkait pengendalian subsidi ini. Kebijakan ini bertujuan agar subsidi BBM lebih tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pemerintah mendapat mandat dari DPR untuk membatasi pembelian Pertalite agar subsidi lebih tepat sasaran. Ia memastikan bahwa harga Pertalite tidak akan naik meskipun pembatasan dilakukan. Pembatasan ini akan dilaksanakan secara bertahap untuk mengamati dampaknya terhadap perekonomian. Pertamina juga sedang melakukan riset teknologi untuk memastikan penyaluran Pertalite lebih akurat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa langkah pembatasan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar BBM subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Ia menyoroti bahwa saat ini masih ada masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi yang menikmati subsidi Pertalite, sehingga sistem perlu diperbaiki agar subsidi yang mencapai ratusan triliun rupiah lebih efisien dan tepat sasaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait