BCA bidik pertumbuhan kredit mendekati 10 persen hingga akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA membidik pertumbuhan kredit mendekati 10 persen hingga akhir 2026. Per Juni 2026, total kredit BCA mencapai Rp1.036 triliun, tumbuh 8 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh kredit produktif yang naik 11 persen menjadi Rp802 triliun. Kredit korporasi tumbuh 13,6 persen menjadi Rp513,4 triliun, sementara kredit komersial dan usaha kecil serta menengah (UKM) naik 6,6 persen menjadi Rp288,5 triliun.
Ekspansi kredit diiringi perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) turun menjadi 1,9 persen pada semester I 2026, dibandingkan 2,2 persen setahun sebelumnya. Loan at risk (LAR) juga membaik dari 5,7 persen menjadi 4,9 persen. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA mencapai Rp1.284 triliun, tumbuh 7,9 persen (yoy). Current Account Saving Account (CASA) meningkat 10,2 persen menjadi Rp1.082 triliun, dengan kontribusi terhadap DPK naik menjadi 85,2 persen.
Loan to deposit ratio (LDR) BCA berada di kisaran 78 persen, sementara rasio intermediasi makroprudensial (RIM) sekitar 81,7 persen. Jika target tercapai, RIM diperkirakan tetap di kisaran 81,7 persen hingga akhir 2026. BCA juga mengembangkan kredit hijau yang tumbuh 19 persen (yoy) mencapai Rp123 triliun, didukung oleh pembiayaan energi baru terbarukan yang naik 82 persen (yoy) menjadi Rp7,7 triliun. Kredit kendaraan listrik juga tumbuh 25 persen (yoy) mencapai Rp4 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.45
BCA Bidik Pertumbuhan Kredit Dekati 10 Persen pada Akhir 2026
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.05
BCA Naikkan Dividen Payout Ratio Jadi 72%, Mulai Bayar Dividen Tiap Kuartal
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 19.15
BCA Ungkap Perebutan Dana Nasabah Makin Ketat, Emas Kini Jadi Saingan Berat
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.03
BCA Tebar Dividen Interim Kuartal III 2026 Rp 25 per Saham, Cair 16 September
Berita terkait
BCA: Masyarakat Indonesia semakin paham perlunya lakukan investasi
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 15.18
Purbaya Buka–bukaan soal Keuntungan Penitipan Uang Pemerintah ke Bank Himbara
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 06.57
Purbaya Sebut Indikator AL/DPK 'Semu' untuk Nilai LikuiditasBank
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 22.00
Purbaya Perpanjang Penempatan Rp 200 Triliun di Bank BUMN
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 21.05