Purbaya Perpanjang Penempatan Rp 200 Triliun di Bank BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338663/original/012542900_1788337109-kom5.jpg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 200 triliun di bank BUMN diperpanjang hingga Juli 2027 tanpa rencana penarikan. Dana ini bertujuan menjaga kestabilan likuiditas dan mendorong pertumbuhan kredit, yang saat ini tumbuh 13,8 persen, dengan target di atas 20 persen. Purbaya menyatakan bahwa pertumbuhan uang primer (M0) mencapai 18,3 persen pada Juli 2026 mencerminkan kondisi likuiditas yang cukup kuat untuk mendukung sektor keuangan.
Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Purbaya menegaskan bahwa seluruh anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah sepakat menggunakan acuan bersama dalam pengelolaan SAL, sehingga tidak ada lagi perdebatan terkait penempatan atau penarikan dana pemerintah di perbankan.
Dengan likuiditas yang stabil, pemerintah berharap sektor swasta dan pemerintah dapat tumbuh lebih kuat, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai di atas 6 persen. Kementerian Keuangan, BI, OJK, dan LPS sepakat bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu stabilitas sistem perbankan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 19.42
Purbaya: Kalau Pemerintah Malas Saja, Ekonomi Bisa Tumbuh 6%
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 22.00
Purbaya Sebut Indikator AL/DPK 'Semu' untuk Nilai LikuiditasBank
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.20
Purbaya Buka-bukaan Soal Rencana Pengelolaan Duit SAL di 2027
kumparan · 1 September 2026 pukul 08.04
Sepak Terjang Destry Damayanti yang Bakal Disahkan Jadi Gubernur BI di Paripurna
Berita terkait
BI: Uang beredar M2 Juli 2026 tumbuh 8,3 persen capai Rp10.371,1 T
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 15.05
BRI Salurkan Kredit Rp1.235 Triliun, UMKM Makin Berdaya Gerakkan Ekonomi
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 11.42
Gubernur Bank of England Ingatkan Ancaman AI terhadap Ekonomi Global
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.45
Ajaib: Masuknya investasi Rp4,8 triliun bukti kepercayaan global ke RI
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 18.59