Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Perpanjang Penempatan Rp 200 Triliun di Bank BUMN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 200 triliun di bank BUMN diperpanjang hingga Juli 2027 tanpa rencana penarikan. Dana ini bertujuan menjaga kestabilan likuiditas dan mendorong pertumbuhan kredit, yang saat ini tumbuh 13,8 persen, dengan target di atas 20 persen. Purbaya menyatakan bahwa pertumbuhan uang primer (M0) mencapai 18,3 persen pada Juli 2026 mencerminkan kondisi likuiditas yang cukup kuat untuk mendukung sektor keuangan.

Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Purbaya menegaskan bahwa seluruh anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah sepakat menggunakan acuan bersama dalam pengelolaan SAL, sehingga tidak ada lagi perdebatan terkait penempatan atau penarikan dana pemerintah di perbankan.

Dengan likuiditas yang stabil, pemerintah berharap sektor swasta dan pemerintah dapat tumbuh lebih kuat, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai di atas 6 persen. Kementerian Keuangan, BI, OJK, dan LPS sepakat bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu stabilitas sistem perbankan nasional.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait