BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) merespons pemberitaan dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi transfer pricing senilai Rp2 triliun di Direktorat Jenderal Pajak. Melalui keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur/Corporate Secretary Anwar Lawden menyatakan perusahaan mengetahui berita tersebut dari media massa dan sedang melakukan penelaahan serta verifikasi. Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada BEI dan publik jika data yang material, relevan, dan dapat diverifikasi tersedia.
Terkait dampak perpajakan, TPL menegaskan selalu memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku dan memantau perkembangan kasus. Belum teridentifikasi dampak material tambahan terhadap kelangsungan usaha dari pemberitaan ini, sehingga tidak diperlukan keterbukaan informasi tersendiri sesuai Peraturan Bursa No. I-E. Manajemen belum memperoleh informasi resmi yang mengonfirmasi keterlibatan direksi, komisaris, karyawan, atau pihak terkait. Perseroan menghormati proses penegakan hukum oleh Kejaksaan Agung RI.
Hingga saat ini, TPL belum mendapat informasi resmi mengenai nomor perkara atau pengadilan yang menangani kasus tersebut jika sudah masuk pengadilan. Perusahaan menegaskan komitmen terhadap kepatuhan hukum dan kewajiban keterbukaan informasi, serta tidak ada fakta material lain yang wajib diungkapkan terkait isu ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 17.45
Soal Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rp2 Triliun, Toba Pulp Lestari Beberkan Ini
Berita terkait
Kejagung Tetapkan Toba Pulp Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.05
Apa Itu Transfer Pricing di Kasus PT TPL yang Diduga Rugikan RI Rp2 T?
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.15
7 Perusahaan Masuk Antrean IPO per Oktober 2026, Sektor Kesehatan-Energi
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 15.02
10 Saham Paling Babak Belur Sepekan, FORU Paling Parah
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 12.02