Kejagung Tetapkan Toba Pulp Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) sebagai tersangka korporasi dalam kasus dugaan korupsi transfer pricing periode 2008 hingga 2025. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Saiful Bahri Siregar, menyatakan bahwa TPL melakukan under invoicing dengan mengubah kode HS produk pulp-nya dari dissolving pulp menjadi paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp (BHKP). Produk tersebut dijual kepada perusahaan di Macau dan Asia Pacific Rayon di dalam negeri. TPL juga dituduh tidak menyampaikan dokumen transfer pricing (TP Doc) dan laporan SPT Pajak Badan yang sesuai saat pemeriksaan kewajaran harga transaksi. Selain itu, proses review dan telaah KKP serta LHP tidak dilakukan berdasarkan audit program yang telah disusun oleh negara. Akibatnya, dugaan kerugian keuangan negara mencapai Rp2 triliun. Dua pegawai Ditjen Pajak Kementerian Keuangan juga telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga membantu memuluskan praktik ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 18.25
Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Transfer Pricing
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.26
Kejagung Tetapkan PT TPL Tersangka Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp 2 T
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.55
Kejagung: PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing Rp2 Triliun
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.55
Kejagung Tetapkan Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing
Berita terkait
PALHI Desak Kejagung Telusuri Dugaan Praktik Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.16
Usut Dugaan Under Invoicing PT TPL, Praktisi Sebut Langkah Kejagung Jaga Kedaulatan Ekonomi
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.08
Usut Dugaan Under-invoicing PT TPL, Kejagung Dinilai Menjaga Kedaulatan Ekonomi
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.34
Dugaan Korupsi Transfer Pricing, Pakar Hukum Desak Kejagung Segera Periksa Pemilik Toba Pulp Lestari
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 21.36