BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelintir Pihak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Burs Efek Indonesia (BEI) menemukan fenomena Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (HSC) pada PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA). Data per tanggal 25 September 2026 menunjukkan bahwa 98,62% saham perseroan dikuasai oleh sejumlah pemegang saham. Hal ini berdasarkan metodologi penentuan HSC yang diterapkan otoritas bursa. Namun, BEI menegaskan bahwa pengungkapan HSC tidak serta-merta menandakan pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. MSJA adalah perusahaan industri nonwoven yang produknya digunakan sebagai bahan baku produk kesehatan seperti pembalut dan popok, serta sektor konstruksi dan agrikultur.
BEI juga mengumumkan revisi Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, yang meningkatkan ambang batas free float saham dari 7,5% ke 15%. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap dengan target pada setiap tahapan, disertai pemantauan dan pendampingan berkelanjutan hingga mencapai target akhir sesuai jangka waktu yang ditetapkan. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya reformasi transparansi pasar modal Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 20.00
Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak Bertambah Jadi 60 Emiten, Ini Daftarnya
Berita terkait
BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelingir Pihak
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 06.10
BEI Buka-Bukaan Soal Masukan Pelaku Pasar Terkait Saham HSC
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.29
BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.25
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Pacu Free Float, Target 15% pada 2029
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 17.19