BGN Bakal Bangun Dapur MBG di Wilayah Tinggi Stunting
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) sedang memetakan wilayah dengan tingkat stunting tinggi dan tinggi sekali di Indonesia untuk menyediakan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN Sudaryono menyatakan bahwa skema penyediaan dapur MBG dilakukan melalui aktivasi dapur yang sudah ada atau pembangunan baru di wilayah yang belum memiliki dapur. Saat ini, BGN sedang melakukan sinkronisasi data sebaran stunting dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menentukan lokasi prioritas.
Beberapa daerah yang termasuk dalam kategori stunting tinggi dan tinggi sekali meliputi wilayah di Papua seperti Dogiyai, Nduga, dan Papua Pegunungan. Sudaryono mengungkapkan bahwa data Kemenkes sudah lengkap mencakup stunting hingga penerima manfaat MBG, yang kemudian akan diproyeksikan untuk mengaktifkan dapur di lokasi yang sesuai.
Namun, ia belum mengungkapkan jumlah pasti wilayah dan penerima manfaat MBG yang akan dilayani karena masih dalam proses penghitungan. BGN akan fokus pada pengaktifan atau pembangunan dapur MBG di wilayah dengan masalah stunting yang signifikan dalam beberapa hari dan minggu ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.23
Bos BGN Klarifikasi Isu 13 Ribu Dapur MBG Baru Segera Dibuka
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.00
Sudaryono Sebut 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 07.29
Papua Jadi Prioritas Utama Percepatan Program MBG untuk Menekan Angka Stunting
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.55
BGN Kirim Tim Investigasi Kasus Keracunan Makanan MBG di Papua
Berita terkait
Kepala BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Papua: Masaknya Kecepetan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Legislator PAN Apresiasi Prabowo Teruskan MBG: Investasi untuk Tingkatkan SDM
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.35
Prabowo Bertekad Lanjutkan MBG, Komisi IX DPR Minta SPPG Dikawal Ketat
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.59
Komeng Sentil Eksekusi MBG, Berharap Sudaryono Bisa Bikin Program Prabowo Lebih Baik
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.04