BI dorong digitalisasi pembayaran UMKM untuk perluas pembiayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mendorong UMKM mengadopsi digitalisasi pembayaran melalui QRIS untuk memperbaiki pencatatan keuangan dan membuka akses pembiayaan. Digitalisasi memungkinkan transaksi tercatat, terlihat, dan terukur, sehingga mempermudah lembaga keuangan menilai kelayakan pembiayaan. BI juga mengimplementasikan kebijakan merchant discount rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi hingga Rp500.000 pada usaha mikro. Data BI mencatat pertumbuhan kredit UMKM pada Juli 2026 hanya 1,62 persen yoy, jauh di bawah pertumbuhan kredit perbankan 13,58 persen, dengan rasio NPL UMKM 4,5-5,6 persen lebih tinggi dari NPL nasional 2,09 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.00
Pengguna QRIS Tembus 65,77 Juta
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.50
BI Catat Pengguna QRIS Tembus 65,77 Juta
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 22.20
BI Soroti Kredit UMKM Baru Tumbuh 1,62%, Bankir Diminta Lebih Agresif
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.56
UMKM Makin Digital, Partai Garuda Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo
Berita terkait
BI: QRIS dipakai 65,77 juta pengguna dan diterima 44,86 juta merchant
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 18.06
Kawal Program Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM Presiden Prabowo
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.37
BI Targetkan Omzet dan Ekspor UMKM Rp446,9 Miliar di KKI 2026
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.04
BI Gandeng 27 Kementerian, Ribuan UMKM Unjuk Produk di KKI 2026
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.10