Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Dorong Sinergi dan Perluasan Pembayaran Digital lewat FEKDI x IFSE 2026

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026 digelar pada 24-26 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), sekaligus dengan Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menekankan pentingnya digitalisasi dalam mendukung pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sekaligus menyampaikan data QRIS yang mencapai 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant per Agustus 2026, dengan pertumbuhan 13,83 persen secara tahunan. BI juga melaporkan 32.457 kartu Kredit Indonesia (KKI) telah diterbitkan sejak peluncuran pada Agustus 2026.

Digitalisasi diikuti risiko seperti serangan siber yang diperkirakan menyebabkan kerugian USD 6,2 miliar pada 2026. BI bersama OJK dan sektor terkait berkomitmen memperkuat literasi digital, perlindungan konsumen, dan keamanan siber. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menjelaskan pengembangan infrastruktur melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dengan prinsip 4I-RD (infrastruktur, industri, inovasi, internasional, rupiah digital) dan 3I (interkoneksi, integrasi, interoperabilitas).

Acara juga menandatangani MoU BI-BCTL untuk kolaborasi sistem pembayaran, serta memperkenalkan Indonesia Travel Pack (ITP) 2026 dalam format digital untuk mendukung ekonomi kreatif dan pariwisata. Transaksi QRIS antarnegara mencapai 17,8 juta transaksi inbound (Rp 6,2 triliun) dan 5 juta outbound (Rp 1,85 triliun). Dukungan penuh diberikan terhadap UMKM, dengan 96 persen merchant QRIS merupakan pelaku usaha kecil.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait