BI: Era “higher for longer” membayangi pasar keuangan global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memperkirakan pasar keuangan global akan tetap berada di bawah tekanan tinggi akibat kebijakan moneter AS yang bersifat ketat. Era suku bunga tinggi Amerika Serikat atau Fed Funds Rate (FFR) yang bertahan lama, atau higher for longer, diprediksi memberikan dampak signifikan terhadap sektor keuangan global. Hal ini tercermin dari kecenderungan FFR yang tetap tinggi akibat tekanan inflasi di AS, peningkatan harga minyak, dan kebutuhan pembiayaan defisit anggaran AS yang meningkatkan pasokan obligasi pemerintah AS. Akibatnya, imbal hasil obligasi, suku bunga, dan indeks dolar AS (DXY) diperkirakan akan tetap kuat, sekaligus menekan aliran investasi ke pasar pasar berkembang termasuk Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.45
BI Prediksi Suku Bunga the Fed Naik
Berita terkait
Transaksi QRIS Tumbuh 82,42%, 2 Faktor Ini Jadi Penopang
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.29
Rupiah Menguat ke Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga BI Rate 5,75 Persen
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.28
BI masih kedepankan stabilitas seiring tekanan global belum mereda
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.25
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah Dipicu Kondisi Geopolitik AS - Iran
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.22