BI: Era “higher for longer” membayangi pasar keuangan global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memperkirakan pasar keuangan global akan tetap berada di bawah tekanan tinggi akibat kebijakan moneter AS yang bersifat ketat. Era suku bunga tinggi Amerika Serikat atau Fed Funds Rate (FFR) yang bertahan lama, atau higher for longer, diprediksi memberikan dampak signifikan terhadap sektor keuangan global. Hal ini tercermin dari kecenderungan FFR yang tetap tinggi akibat tekanan inflasi di AS, peningkatan harga minyak, dan kebutuhan pembiayaan defisit anggaran AS yang meningkatkan pasokan obligasi pemerintah AS. Akibatnya, imbal hasil obligasi, suku bunga, dan indeks dolar AS (DXY) diperkirakan akan tetap kuat, sekaligus menekan aliran investasi ke pasar pasar berkembang termasuk Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.45
BI Prediksi Suku Bunga the Fed Naik
Berita terkait
Gubernur BI Destry Damayanti Waspadai Tren Higher for Longer
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 19.00
BI Ungkap Penyebab Dolar AS Tembus Rp 18.000
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.06
BI proyeksikan The Fed naikkan suku bunga sekali lagi di triwulan IV
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 14.41
Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.35