BI: Prospek ekonomi global masih lemah, ketidakpastian tetap tinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 hanya mencapai sekitar 3 persen, masih lemah akibat ketidakpastian pasar keuangan yang tinggi. Gubernur Sementara BI Destry Damayanti menyatakan tekanan inflasi global diperkirakan tetap tinggi pada 4,5 persen, mendorong ketatnya kebijakan moneter global termasuk kemungkinan kenaikan Fed Funds Rate AS pada kuartal IV 2026. Imbal hasil US Treasury diperkirakan tetap tinggi seiring defisit anggaran AS yang masih lebar, menekan aliran investasi ke pasar emerging market dan menyebabkan mata uang dolar AS tetap kuat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.48
Prospek Ekonomi Global Lemah, Pertumbuhan Diproyeksi hanya 3 Persen
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.45
Bos BI Lihat Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Tumbuh Cuma 3 Persen
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.30
BI Proyeksi Ekonomi Global Hanya Tumbuh 3%, Tekanan Inflasi Masih Tinggi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.57
BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh 3%
Berita terkait
Destry Blak-blakan Alasan BI Tahan Bunga 5,75%
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 21.40
Destry Damayanti Bicara Arah Kebijakan Suku Bunga di Tengah Tekanan Global
kumparan · 3 September 2026 pukul 12.18
BI Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.48
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.00