BI siapkan enam inisiatif dukung eksyar jadi sumber pertumbuhan baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) meluncurkan enam inisiatif strategis untuk mengoptimalkan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru. Langkah ini diambil mengingat posisi Indonesia yang berada di peringkat keempat ekonomi syariah global, dengan keunggulan utama pada sektor modest fashion (peringkat satu) dan halal food (peringkat empat). Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan penurunan peringkat pada sektor pariwisata ramah muslim dan farmasi serta kosmetik halal.
Enam inisiatif tersebut meliputi Gerbang Santri untuk digitalisasi pesantren, Jawara Ekspor untuk penetrasi pasar internasional, penguatan ekosistem halal menjelang kewajiban sertifikasi Oktober 2026, Sapa Syariah untuk akses pembiayaan, Kanal Ziswaf untuk optimalisasi dana sosial, serta Lentera Emas untuk peningkatan literasi dan SDM. Salah satu fokus utama adalah Kanal Ziswaf, mengingat potensi wakaf uang mencapai Rp180 triliun per tahun, namun realisasinya baru sekitar Rp4 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 22.45
Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru, BI Siapkan 6 Program
Berita terkait
BI nilai Indonesia perlu perkuat keuangan syariah agar tak tertinggal
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 20.54
BI: Jatim punya modal besar perkuat ekonomi syariah nasional
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 18.52
Pembiayaan Syariah Perbankan Capai Rp720 T, BI Siapkan Amunisi Baru
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.35
BPKH: Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.55