Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPKH: Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menilai ekosistem haji dan umrah di Indonesia dapat menjadi mesin penggerak ekonomi syariah. Ia menyebut aktivitas ekonomi di dalamnya sangat besar, mencakup keuangan, akomodasi, transportasi, katering, hingga industri halal. Menurutnya, ekosistem ini bukan sekadar belanja tahunan penyelenggara, melainkan captive market dengan permintaan yang relatif pasti dan berulang, sehingga perlu dikonversi menjadi investasi produktif.

Fadlul menjelaskan alur pendalaman pasar keuangan syariah dimulai dari permintaan pasar, pembentukan investment vehicle, peningkatan value capture pada sektor terkait termasuk rantai pasok, hingga menghasilkan dampak nasional berupa peningkatan nilai manfaat, penguatan UKM halal, dan penahanan devisa agar tidak mengalir ke luar negeri. Namun, ia mengakui sinergi antara sektor keuangan syariah, industri halal, UKM, dan ekosistem haji-umrah belum berjalan optimal.

Indonesia memiliki populasi muslim besar dengan permintaan kuat terhadap produk halal, tetapi kapasitas pembiayaan syariah masih lemah. Hal ini tercermin dari peringkat sektor keuangan syariah Indonesia yang turun dari posisi ketiga ke keempat. Fadlul menekankan tantangan utamanya bukan menciptakan permintaan, melainkan membangun kapasitas produksi, pembiayaan, inovasi, dan ekspor agar permintaan besar memberi nilai tambah bagi ekonomi nasional. Ia menegaskan pasar besar saja belum cukup, dan kelemahan utama adalah pendalaman pembiayaan syariah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait