Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

BI tekankan pentingnya pengawasan perbankan yang efektif dan adaptif

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menekankan perlunya pengawasan perbankan yang efektif, berorientasi ke depan, dan adaptif seiring transformasi digital dan perubahan model bisnis di industri keuangan. Dalam pembukaan International Conference of Banking Supervisors (ICBS) ke-24, ia menyampaikan bahwa pengawas harus memahami kondisi keuangan bank, ekosistem keuangan, dan perkembangan teknologi untuk mendeteksi risiko sejak dini. Destry juga menekankan pentingnya kerjasama antar otoritas dan lintas negara melalui dialog serta pertukaan pengetahuan untuk menghadapi dinamika pasar dan mengantisipasi ancaman sistem keuangan.

Deputi Gubernur BI Solikin M Juhro menambahkan bahwa pendekatan strategic foresight penting untuk mengenali risiko yang belum terlihat dan memahami arah perubahan perilaku pasar. Erik Thedéen, Ketua Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), menegaskan bahwa pengaturan kuat harus didukung pengawasan yang mampu mengidentifikasi risiko, memberikan langkah perbaikan jelas, dan memastikan tindak lanjut tepat waktu. Modernisasi pengawasan juga perlu didukung SDM kompeten, teknologi informasi yang memadai, dan analisis berbasis bukti.

BI bersama OJK menjadi tuan rumah BCBS Meeting dan ICBS ke-24 pada 28 September hingga 1 Oktober 2026 di Bali, dengan partisipasi sekitar 300 delegasi dari lebih 60 negara. Kegiatan ini membahas isu strategis seperti risiko perbankan global, G-SIBs, AI, aset kripto, stablecoins, dan risiko likuiditas.

Berita terkait