Biang Kerok 1.300 Dapur MBG Ditutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menutup 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga pekan pertama masa jabatannya. Penutupan dilakukan karena fasilitas tersebut tidak memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah. Sudaryono menegaskan tidak akan berkompromi dan akan menutup permanen SPPG yang tidak memenuhi syarat, terlepas dari siapa pengelolanya, demi melindungi nyawa penerima manfaat dan SPPG yang berkinerja baik.
Sudaryono memberikan ultimatum bahwa semua dapur dapat ditutup kapan saja jika tidak memenuhi standar sistem BGN. Ia menyatakan pengetatan kinerja SPPG akan terus ditingkatkan meski masih terdapat kasus keracunan. Saat ini minimal 27.000 SPPG dinilai telah bekerja dengan baik. Sebagai contoh praktik terbaik, Sudaryono menyebut SPPG yang dikelola Bhayangkari Polri yang menggunakan test kit dan hingga kini tidak mencatat satu pun kasus keracunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 02.49
Korupsi MBG Dikembangkan Kejagung ke NTB
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 23.13
Lodewyk Pusung Sebut Nanik Punya Dapur MBG, Setiap Telepon Gunakan Nama Presiden
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 21.31
Lodweyk Pusung Sebut Nanik S Deyang Memiliki Dapur MBG, Kerap Bawa Nama Presiden Prabowo
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 21.03
Bukan Konten, Tretan Muslim Tuntut Kepala BGN Ungkap Pihak yang Bertanggung Jawab atas Keracunan MBG
Berita terkait
BGN Tutup Permanen 4 Dapur MBG, Salah Satu di Karo yang Picu Keracunan
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.45
Dapur MBG Wajib Urus SLHS Paling Lambat 10 Agustus atau Tutup Permanen!
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.24
BGN Buka Ruang bagi Mitra Ganti Yayasan yang Dinilai Tak Berkontribusi Hingga Minta Setoran
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 11.00
Saat Heli hingga Pesawat Disita Terkait Korupsi di BGN Era Dadan Hindayana
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 09.00