Biang Kerok 1.300 Dapur MBG Ditutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menutup 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga pekan pertama masa jabatannya. Penutupan dilakukan karena fasilitas tersebut tidak memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah. Sudaryono menegaskan tidak akan berkompromi dan akan menutup permanen SPPG yang tidak memenuhi syarat, terlepas dari siapa pengelolanya, demi melindungi nyawa penerima manfaat dan SPPG yang berkinerja baik.
Sudaryono memberikan ultimatum bahwa semua dapur dapat ditutup kapan saja jika tidak memenuhi standar sistem BGN. Ia menyatakan pengetatan kinerja SPPG akan terus ditingkatkan meski masih terdapat kasus keracunan. Saat ini minimal 27.000 SPPG dinilai telah bekerja dengan baik. Sebagai contoh praktik terbaik, Sudaryono menyebut SPPG yang dikelola Bhayangkari Polri yang menggunakan test kit dan hingga kini tidak mencatat satu pun kasus keracunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.28
BGN Tak Pandang Pemilik, 1.300 Dapur MBG Ditutup dan Bisa Permanen jika Tak Penuhi Standar
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.01
BGN Pertimbangkan SPPG Pakai Test Kit untuk Deteksi Kandungan Berbahaya MBG
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Momen Kepala BGN Sudaryono Lari Bawa Ompreng MBG, Serahkan ke Prabowo-Gibran
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 10.15
Tak Cukup Cek Aroma dan Rasa, BGN Siapkan Tes Kit Kimiawi di Setiap Dapur MBG
Berita terkait
Dapur MBG Wajib Urus SLHS Paling Lambat 10 Agustus atau Tutup Permanen!
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.24
3 Pekan Jadi Bos BGN, Sudaryono Tutup 1.300 Dapur MBG
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.46
1.300 Dapur MBG Ditutup, Standar Pangan Jadi Sorotan
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 01.00
BGN Evaluasi Dapur MBG di Karo, Bakal Tiru Test Chemical SPPG Polri
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.11