Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kebutuhan Lahan dan Listrik untuk Pusat Data di Indonesia Terus Meningkat

Kebutuhan lahan untuk pembangunan pusat data di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penggunaan data dan kecerdasan buatan (AI). Country Head JLL Indonesia, Farazia Basarah, menyatakan bahwa sekitar 80 persen permintaan lahan industri dalam riset perusahaannya berasal dari sektor pusat data. Dua hingga tiga tahun lalu, permintaan lahan untuk satu pusat data rata-rata sekitar 5 hektare, namun kini berkembang menjadi 10 hingga 30 hektare. Kebutuhan listrik juga meningkat signifikan, dengan satu pusat data kini membutuhkan antara 100 hingga 200 megawatt (MW). Kapasitas pusat data yang telah beroperasi di Indonesia mencapai sekitar 450 MW, dengan tingkat okupansi sekitar 70 persen di CBD Jakarta dan 80 persen di kawasan Cikarang, Karawang, dan bagian timur Jakarta.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait