Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keluarga Tri Damayanti menjaga tradisi membuat blangkon Jawa di tengah tuntutan zaman. Usaha kerajinan ini tidak hanya menghidupi keluarga, tetapi juga melestarikan budaya lokal yang turun-temurun. Namun, menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif, Tri kesulitan memperluas jangkauan penjualan dan memastikan keterampilan blangkon tetap bernilai ekonomi.
Sejak menjadi nasabah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) pada 2023, Tri mendapatkan akses pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Di samping itu, PNM juga memberikan pelatihan dan pendampingan, termasuk penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran. Akibatnya, produk blangkon keluarga mulai lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Direktur Utama PNM Kindaris menekankan bahwa pemberdayaan nasabah tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga pada pembangunan kemampuan agar usaha dapat berkelanjutan dan berkembang. Pendekatan ini penting bagi usaha tradisional seperti blangkon agar tetap relevan dan bertahan di tengah perubahan zaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 21.41
Cerita di Balik Beasiswa PNM, Bantu Anak Nasabah Mekaar Wujudkan Mimpi Lewat Pendidikan
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 16.30
Ubah Limbah Sabut Kelapa Jadi Cuan, Kisah Nasabah PNM Mekaar Berdayakan Warga Pesisir
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 10.41
Bersama PNM Mekaar, Blangkon Jawa Tetap 'Hidup' di Tengah Zaman
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.33
PNM Mekaar Bantu Hidupkan Blangkon Jawa di Tengah Kemajuan Zaman
Berita terkait
Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar
JawaPos · 30 September 2026 pukul 10.31
PNM Mekaar Dampingi Perajin Blangkon Jawa Bertahan di Era Modern
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.01
Blangkon Jawa Bertahan di Tengah Perubahan Zaman, Usaha Lokal Ini Tumbuh Bersama PNM Mekaar
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 16.33
Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman bersama PNM Mekaar
kumparan · 29 September 2026 pukul 16.17