Blok M, Kota Tua, dan Misi MRT Hidupkan Sudut-sudut Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

MRT Jakarta menerapkan konsep placemaking untuk menghidupkan kawasan di sekitar stasiun, seperti Blok M dan Kota Tua. Blok M berkembang menjadi pusat kuliner, lifestyle, dan urban youth hub yang ramai dikunjungi anak muda. Aktivitas di kawasan tersebut menciptakan dampak ekonomi, dengan multiplier effect hingga 4-5 kali untuk kegiatan MICE dan hingga 7-8 kali untuk acara internasional seperti konser di GBK. Placemaking tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga akses, kenyamanan, aktivitas, dan interaksi sosial. Di Kota Tua, upaya revitalisasi akan mempertahankan identitas heritage seperti Chinatown dan Little Amsterdam, sambil menambahkan elemen modern dan retail. Pengembangan ini berjalan paralel dengan pembangunan MRT menuju Kota Tua yang diproyeksikan selesai pada 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.58
MRT Hubungkan Simpul Ekonomi Jakarta dengan Placemaking
Berita terkait
Konsep Placemaking MRT di Jakarta, Bikin Blok M Jadi Punya 'Jiwa'
kumparan · 10 September 2026 pukul 03.30
Kembangkan Placemaking di Kota Tua, MRT Jakarta Gandeng Komunitas Sejarah-Museum
kumparan · 14 September 2026 pukul 17.57
Stasiun MRT dan Revitalisasi: Saatnya Kota Tua Tak Sekadar 'Tua'
kumparan · 13 September 2026 pukul 19.30
MRT Ungkap Peran Komunitas di Balik Blok M yang Tetap Hidup dan Dinamis
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 10.41