Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

MRT Ungkap Peran Komunitas di Balik Blok M yang Tetap Hidup dan Dinamis

PT MRT Jakarta mengembangkan kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tidak hanya sebagai simpul transportasi publik, tetapi juga sebagai ruang publik yang dinamis melalui pendekatan placemaking. Menurut Division Head Business Planning and Expansion Division MRT Jakarta, R Samuel Ryan Pradipta, lebih dari 50 komunitas dengan berbagai latar belakang, mulai dari komunitas olahraga hingga kegiatan keagamaan seperti pengajian, dilibatkan dalam kegiatan di kawasan tersebut. Keberadaan komunitas dianggap penting agar ruang publik dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok masyarakat sesuai kebutuannya.

Tema pengembangan Blok M mengedepankan culture dan urban youth, sekaligus mempertahankan unsur nostalgia agar dapat dinikmati lintas generasi. Samuel menjelaskan bahwa tidak semua komunitas perlu secara aktif diajak untuk menggunakan ruang; cukup dengan menciptakan karakter ruang yang sesuai dengan identitas mereka, komunitas akan datang dan memanfaatkannya sendiri. Pendekatan ini bertujuan agan ruang tidak hanya nyaman untuk ditingani atau dikunjungi, tetapi juga menciptakan rasa keterikatan bagi masyarakat.

MRT Jakarta menerapkan empat prinsip utama placemaking: akses dan keterhubungan, kenyamanan dan citra kawasan, aktivitas, serta keterlibatan masyarakat. Dengan prinsip ini, kawasan Blok M diharapkan menjadi bagian dari konsep liveable city yang tidak hanya nyaman tinggal, tetapi juga lovable sehingga menciptakan kota yang lebih hidup dan dinamis.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait