BNI Perkuat Transformasi Digital untuk Genjot Pertumbuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3571934/original/032700800_1631670774-15_SEPTEMBER_2021-BNIWhatsApp_Image_2021-09-15_at_08.42.53.jpeg)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 10,8 triliun pada semester I 2026, didorong oleh transformasi digital yang diperluas melalui platform seperti Wondr by BNI, BNIdirect, dan BNI Direct Business. Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, menyatakan bahwa digitalisasi menjadi strategi kunci untuk meningkatkan kemudahan layanan, efisiensi operasional, dan peluang bisnis baru. Pada periode yang sama, kredit BNI tumbuh 24,4% secara tahunan mencapai Rp 968,5 triliun, sementara pendapatan bunga bersih naik 14,2% menjadi Rp 22,3 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh diversifikasi portofolio kredit ke sektor korporasi, UMKM, hingga konsumer, serta penguatan struktur pendanaan dengan rasio CASA mencapai 65,4% dan cost of fund turun menjadi 2,56%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 18.37
Inovasi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan BNI, Niai Transaksi wondr Tembus Rp958 Triliun
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 17.25
BNI Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10%, Andalkan CASA dan Penyaluran Selektif
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 16.42
Bagi Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Sinyal BMRI Makin Solid
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.24
Digitalisasi Jadi Mesin Pertumbuhan BNI, Transaksi Wondr dan BNIdirect Capai Rp6.997 Triliun
Berita terkait
Fundamental Kuat, BNI Cetak Laba Bersih Rp10,8 Triliun di Semester I 2026
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 15.36
Transaksi dan Ekosistem Semakin Bertumbuh, Kinerja Bank Mandiri Terus Solid
JawaPos · 5 September 2026 pukul 00.15
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Bank Mandiri Catat Kinerja yang Solid
kumparan · 4 September 2026 pukul 15.04
Waskita Luncurkan Sistem Host to Host Pembayaran Terintegrasi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.44