BNI Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10%, Andalkan CASA dan Penyaluran Selektif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 8%-10% pada 2026, didasarkan pada penyaluran kredit Rp899,53 triliun pada 2025. Hingga semester I 2026, penyaluran kredit mencapai Rp968,5 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 22% tahunan. BNI mengandalkan penguatan CASA dan penyaluran kredit selektif untuk menjaga pertumbuhan. Basis nasabah kuat dibangun melalui peningkatan rekening payroll dari 5 juta menjadi 6 juta serta aplikasi wondr yang diakui 15 juta pengguna dengan pertumbuhan 76% tahunan. Cost of fund berhasil ditekan menjadi 2,6% dari 2,8% dan NIM diproyeksikan 3,3%-3,5% pada 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 19.49
BNI Biayai Kopdes Merah Putih, Dinilai Minim Risiko Kredit Macet
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.30
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 18.45
Transaksi wondr by BNI Tembus Rp 958 Triliun di Semester I 2026
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 18.00
BNI Perkuat Transformasi Digital untuk Genjot Pertumbuhan
Berita terkait
Digitalisasi Jadi Mesin Pertumbuhan BNI, Transaksi Wondr dan BNIdirect Capai Rp6.997 Triliun
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.24
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.00
wondr by BNI Dukung IdeaFest 2026, Perluas Transaksi Digital di Ekosistem Kreatif
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 18.18
wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 12.25