Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BNI bersama bank Himbara menyalurkan kredit untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui Agrinas. Pembiayaan ini memiliki risiko kredit macet yang sangat rendah karena sumber pembayarannya berasal langsung dari APBN. Meskipun suku bunga kredit KDMP hanya 6%, lebih rendah dari rata-rata kredit komersial BNI yang sebesar 7%, bank tetap memperoleh profitabilitas yang wajar dalam mendukung pembangunan negara.
Secara keseluruhan, kinerja keuangan BNI pada semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Penyaluran kredit mencapai Rp969 triliun (tumbuh 24%), dengan laba bersih sebesar Rp10,8 triliun atau naik 5,94% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan Net Interest Income menjadi Rp22 triliun dan fee based income yang mencapai Rp9 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 19.49
BNI Biayai Kopdes Merah Putih, Dinilai Minim Risiko Kredit Macet
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.59
Saldo Awal Rekening WNI 17 Tahun Rp 50 Ribu, Dananya dari APBN Rp 11 T
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 18.37
Inovasi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan BNI, Nilai Transaksi wondr Tembus Rp958 Triliun
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 20.00
Selain Penyaluran Kredit, Ini Kontribusi BNI bagi Ekonomi Indonesia
Berita terkait
Inovasi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan BNI, Niai Transaksi wondr Tembus Rp958 Triliun
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 18.37
Nganggur Rp100 T, Dana Pemda di Bank Mau Ditarik Purbaya
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.45
Purbaya, Menkop dan Bos Danantara Setuju Utang KDMP ke Bank Dibayar APBN
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.40
BNI Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10%, Andalkan CASA dan Penyaluran Selektif
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 17.25