Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos Badan Gizi Nasional Pangkas MBG di Sekolah Elit, Anggaran Turun Tahun Ini?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengumumkan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah elit atau kalangan menengah ke atas. Sekitar 80 sekolah swasta, termasuk Taruna Nusantara dan Kemala Bhayangkari, tidak lagi mendapatkan alokasi MBG karena dianggap mampu menanggung biaya tersebut secara internal. Penghentian ini dilakukan setelah koordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menilai dampaknya terhadap anggaran negara.

Sudaryono menjelaskan bahwa total penerima MBG tahun ini mengalami penurunan sekitar 6 juta orang. Penurunan ini tidak hanya disebabkan oleh pengecualian sekolah elit, tetapi juga karena ditemukannya data ganda—misalnya, satu nama terdaftar di pesantren dan sekolah yang sama. Untuk memastikan transparansi, BGN meluncurkan sistem 'Radar MBG' yang dapat diakses publik untuk memverifikasi sekolah mana yang masih mendapatkan alokasi program ini.

Selain itu, BGN juga menemukan 414 dapur yang belum beroperasi namun sudah menerima dana sebesar Rp311 miliar. Dana tersebut telah dikembalikan ke kas negara. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran negara dalam pelaksanaan program MBG.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait