Badan Gizi Nasional Tutup 1.288 Dapur MBG, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310396/original/000680700_1785315998-email-attachment_2026_07_29_windanelfira-at-klyid_bgn-luncurkan-pusat-pelayanan-terpadu-layani-aduan-soal-mbg-lewat-call-center-whatsapp_IMG_2956.jpeg)
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 1.288 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dapur yang ditutup terdiri dari 455 dapur permanen dan 833 dapur sebelumnya. Pemerintah juga menemukan 3.060 dapur belum mengajukan SLHS dan memberi waktu untuk memperbaiki. Dari total 27.022 SPPG, ratusan dapur belum terdata dengan baik. BGN juga memiliki Radar MBG, portal digital untuk memantau pelaksanaan MBG, termasuk menu makanan dan proses produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.08
Zulhas: 3.500 Lebih SPPG Belum Ajukan SLHS
Berita terkait
BGN Bakal Wajibkan Penggunaan Test Kit pada Dapur MBG, Seusai Keracunan Massal
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.37
950 Dapur MBG Terindikasi Tak Sesuai Standar
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.30
Pesantren dengan 1.000 Santri atau Lebih Boleh Punya Dapur MBG Sendiri
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.47
Zulhas dan Sudaryono Kerahkan 1.700 Dapur MBG di 3T, Ini Tujuannya
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 15.36