Bos BEI: 7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tujuh perusahaan sedang mengantre untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) pada kuartal IV 2026. Dari jumlah tersebut, dua perusahaan memiliki aset skala besar di atas Rp250 miliar, tiga aset skala menengah (Rp50-250 miliar), dan dua aset skala kecil di bawah Rp50 miliar. Sektor perusahaan terdiri dari kesehatan (4), energi (2), dan industri (1).
Terjadi penurunan signifikan jumlah IPO hingga Agustus 2026 sebesar 68,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2025, dengan penghimpunan dana anjlok 79,2% menjadi Rp2,16 triliun. OJK menyebut penurunan ini dipicu dinamika pasar global dan ketidakpastian geopolitik. Meski demikian, OJK tetap menargetkan total penghimpunan dana pasar modal sebesar Rp250 triliun pada 2026, yang hingga 6 September telah mencapai Rp148,3 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 06.30
IPO Saham Masih Sesepi Ini
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 21.22
OJK: Kebijakan Batas Saham Minimum Rp1 Sesuai Standar Bursa Global
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 20.45
OJK Beber Dampak Penghapusan Batas Harga Saham Rp50
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 20.30
OJK Optimistis IHSG Pulih Usai Tertekan Kombinasi Sentimen di 2026
Berita terkait
5 Perusahaan Siap IPO, Target Dana Segar Tembus Rp2,02 Triliun
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 20.40
5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.27
Populer: Harga Minyak Mentah Anjlok; 6 Perusahaan Antre IPO
kumparan · 28 September 2026 pukul 05.00
Investor Pasar Modal Capai Angka 31,8 Juta, BEI dan OJK Perkuat Transparansi
JawaPos · 25 September 2026 pukul 17.01