Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos BEI Ungkap Dampak Karhutla Kalimantan Bisa Ancam Bursa Karbon

BEI menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan berpotensi mengurangi ketersediaan unit karbon di pasar karbon. Namun, hingga saat ini tidak ada dampak signifikan pada perdagangan karbon. Potensi dampaknya akan terlihat pada periode mendatang karena mekanisme vintage unit karbon. Volume perdagangan karbon mencapai 1,9 juta ton CO2e dengan nilai Rp93,8 miliar, meliputi 10 proyek dan 159 entitas. Pengukuran dampak kebakaran akan dilakukan oleh lembaga berwenang melalui Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait