Bos BEI Ungkap Dampak Karhutla Kalimantan Bisa Ancam Bursa Karbon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BEI menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan berpotensi mengurangi ketersediaan unit karbon di pasar karbon. Namun, hingga saat ini tidak ada dampak signifikan pada perdagangan karbon. Potensi dampaknya akan terlihat pada periode mendatang karena mekanisme vintage unit karbon. Volume perdagangan karbon mencapai 1,9 juta ton CO2e dengan nilai Rp93,8 miliar, meliputi 10 proyek dan 159 entitas. Pengukuran dampak kebakaran akan dilakukan oleh lembaga berwenang melalui Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.35
Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.26
BEI Bicara Dampak Karhutla ke Lantai Bursa
Berita terkait
BRIN Uji Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Skala Besar
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.20
Polri Terima 189 Laporan soal Karhutla di Indonesia, 89 Orang Jadi Tersangka
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.12
Karhutla Kembali Muncul di Bromo, Dua Titik Api Mengarah ke Jembatan Kaca
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.02
904 Hektare Lahan Terbakar di Riau, Polda Tetapkan 40 Tersangka dari 37 Kasus
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.55