Bos BGN Siapkan Mekanisme Penyaluran MBG di Daerah Rawan Konflik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan bahwa BGN tengah menyiapkan mekanisme penyaluran makanan bergizi gratis (MBG) ke daerah rawan konflik di Indonesia. Tujuannya agar anak-anak di wilayah tersebut tetap mendapatkan akses nutrisi yang memadai. Saat ini, uji coba dilakukan dengan melibatkan TNI dan Polri, serta memanfaatkan fasilitas umum seperti gereja untuk pendistribusian. Selain daerah rawan konflik, BGN juga akan memprioritaskan daerah dengan angka stunting tinggi, seperti Papua dan NTT. Data menunjukkan setidaknya 116 juta penduduk Indonesia masih kekurangan gizi. Berdasarkan peta prevalensi stunting tahun 2024, terdapat 20 kabupaten/kota kategori terendah, 182 kategori sedang, 220 kategori tinggi, dan 92 kategori sangat tinggi. BGN akan menggunakan pemetaan ini untuk mengarahkan bantuan gizi ke daerah paling membutuhkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.35
TNI dan Polri Dikerahkan, Siswa di Daerah Rawan Konflik Tetap Dapat MBG
Berita terkait
Prabowo: Korupsi MBG tak Manusiawi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.16
Tiyo Ardianto Sindir Pidato Prabowo soal Stunting dan Program MBG
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.41
Komeng Soroti Pelaksanaan MBG, Singgung Kinerja Pelaksana: Nggak Bener
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.12
Presiden Prabowo: Koruptor Program Makan Bergizi Gratis adalah Orang Biadab
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.25