Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

TNI dan Polri Dikerahkan, Siswa di Daerah Rawan Konflik Tetap Dapat MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjangkau anak-anak di daerah rawan konflik. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa mekanisme khusus sedang disiapkan, termasuk kerja sama dengan TNI dan Polri serta pemanfaatan fasilitas umum seperti gereja sebagai lokasi penyaluran. Uji coba sudah mulai dilakukan di beberapa daerah untuk memastikan akses gizi bagi anak-anak di wilayah sulit dijangkau.

Pernyataan ini merespons sorotan di media sosial mengenai minimnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua, yang memiliki angka stunting tinggi. Sudaryono menegaskan bahwa BGN tidak hanya memprioritaskan Papua tetapi juga daerah lain seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku. Pemerintah telah memetakan wilayah berdasarkan tingkat urgensi agar perluasan layanan MBG lebih tepat sasaran.

Dengan pemetaan ini, BGN berharap anak-anak di wilayah terpencil, daerah dengan prevalensi stunting tinggi, dan kawasan rawan konflik tetap memperoleh akses terhadap MBG. Hal ini bertujuan untuk memastikan semua anak di Indonesia mendapatkan perbaikan gizi yang dibutuhkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait