Bos Danantara Akui Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Bebani BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312564/original/022789700_1785509518-1000394259.jpg)
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengakui bahwa utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh menjadi beban bagi BUMN pemegang saham dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Konsorsium ini menguasai sekitar 60% kepemilikan di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Wijaya Karya (WIKA). Dalam laporan keuangan semester I 2026, PSBI mencatatkan rugi Rp 5,13 triliun dengan total liabilitas Rp 21,54 triliun yang melebihi asetnya Rp 21,52 triliun. Akibat beban ini, laba bersih KAI turun drastis 73,9% menjadi Rp 305,3 miliar meskipun pendapatan naik 6,6%. Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan skema penyelesaian utang Whoosh tidak akan membebani kas negara atau APBN secara signifikan. Pemerintah berencana memanfaatkan special mission vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu dan meminimalisasi penggunaan anggaran negara. Guna mempercepat penyelesaian proyek, Presiden Prabowo telah menerbitkan Perpres Nomor 29 Tahun 2026 yang menyesuaikan susunan Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung agar selaras dengan struktur kabinet saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.35
Kata-Kata Bos Danantara Soal Utang Whoosh, Singgung PT Pos dan BUMN Ini
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.07
Transformasi Di Bawah Danantara, Telkomsel Tumbuh Sehat Semester I
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 20.25
Didukung Danantara, BKI Fokus Perkuat Bisnis Inti dan Ekspansi ke Pasar Global
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.25
Danantara Susun Laporan Keuangan, Dibantu 4 Konsultan Kakap
Berita terkait
Jadi Kesalahan, Purbaya Dinilai Masih Menganggap BUMN Sebagai Sapi Perah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.49
Semasa Purbaya Danantara Diminta Menyetor Rp120 Triliun Untuk Negara, Suahasil?
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 09.16
Rosan: Danantara siap bahas setoran dividen dengan Menkeu baru
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 18.57
BUMN Cuan Rp120 Triliun, Purbaya Pastikan Danantara Bakal Setor ke Kas Negara Tahun Ini
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.00