Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Bos KAI Buka-bukaan Dampak Utang Kereta Cepat ke Perusahaan

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengakui utang proyek Kereta Cepat Whoosh berdampak signifikan pada keuangan perusahaan. KAI berharap pengalihan Whoosh ke Kementerian Keuangan dapat segera dilakukan untuk membantu belanja modal. Pilar Sinergi BUMN Indonesia mencatatkan rugi Rp 5,13 triliun hingga semester I-2026, dengan total liabilitas Rp 21,54 triliun lebih tinggi dari aset Rp 21,52 triliun. Laba bersih KAI turun 74,12% menjadi Rp 305,37 miliar pada semester I-2026, meski pendapatan naik 6,6% menjadi Rp 17,95 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait