Bos KAI Buka-bukaan Dampak Utang Kereta Cepat ke Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengakui utang proyek Kereta Cepat Whoosh berdampak signifikan pada keuangan perusahaan. KAI berharap pengalihan Whoosh ke Kementerian Keuangan dapat segera dilakukan untuk membantu belanja modal. Pilar Sinergi BUMN Indonesia mencatatkan rugi Rp 5,13 triliun hingga semester I-2026, dengan total liabilitas Rp 21,54 triliun lebih tinggi dari aset Rp 21,52 triliun. Laba bersih KAI turun 74,12% menjadi Rp 305,37 miliar pada semester I-2026, meski pendapatan naik 6,6% menjadi Rp 17,95 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 19.59
Soal Utang Whoosh Dialihkan ke Pemerintah, KAI Siap Ikut Arahan
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.21
KAI Akui Whoosh Bebani Keuangan, Minta Pengalihan ke Kemenkeu Segera Dilakukan
Berita terkait
Cicilan Utang Whoosh Rp1 T per Tahun, Purbaya Tak Pusing Dananya Ada!
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.33
Purbaya Bakal Bayar Cicilan Utang Whoosh Rp1 Triliun Selama 80 Tahun
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.30
Top 3: Purbaya Pastikan Punya Uang Bayar Utang Whoosh
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 06.30
4 Fakta Utang Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.55