Soal Utang Whoosh Dialihkan ke Pemerintah, KAI Siap Ikut Arahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap mendukung pengalihan utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC/Whoosh) ke pemerintah. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan akan mengikuti keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang masih dalam proses finalisasi pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) pada KCIC. Kemenkeu tengah melakukan due diligence meliputi aspek fiskal, bisnis, finansial, hukum, serta penentuan harga saham, sekaligus menyusun Peraturan Presiden (Perpres). Pengalihan saham BUMN di KCIC akan dialihkan melalui special mission vehicle (SMV) tanpa melibatkan APBN, sebagai bagian dari penataan kepemilikan dan pembiayaan proyek Whoosh. Koordinasi terus dilakukan dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan BP BUMN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.21
KAI Akui Whoosh Bebani Keuangan, Minta Pengalihan ke Kemenkeu Segera Dilakukan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 18.30
Bos KAI Buka-bukaan Dampak Utang Kereta Cepat ke Perusahaan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.25
Aplikasi Whoosh Hari Ini Terancam Blokir Komdigi, Ini Kata Manajemen
Berita terkait
Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya Lepas Urusan Utang Whoosh: Selamat Gue
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.21
Danantara Kasih Utang Whoosh ke Purbaya Pertengahan September 2026
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.13
Istana Buka Suara soal Utang Kereta Cepat Ditanggung Kementerian Keuangan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.23
Luhut Bicarakan Utang Whoosh Saat Temui Pejabat China di Beijing
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 23.14