Manusia Rp3.000 Triliun Ditelepon Trump di Tengah Acara, Bahas Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menelepon CEO Nvidia Jensen Huang saat acara All-In Summit untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI). Trump menegaskan bahwa kekhawatiran berlebihan mengenai risiko AI adalah hoaks dan konspirasi. Ia menganggap pusat data sebagai aset ekonomi vital yang setara dengan minyak di masa depan, dengan potensi keuntungan negara mencapai US$20 triliun per tahun.
Jensen Huang mendukung pandangan Trump dan menolak seruan perlambatan perkembangan AI, menyatakan bahwa teknologi ini akan menguntungkan seluruh industri dan warga AS. Huang juga mengkritik kekhawatiran risiko AI yang tidak berlandaskan kajian ilmiah. Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance mempertanyakan motivasi perusahaan teknologi yang justru meminta regulasi pemerintah, meski masyarakat umum tetap skeptis terkait dampak lingkungan dan hilangnya lapangan kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.30
Samsung Sudah Ketemu Pengganti Nvidia, Dominasi AS Digoyang
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.00
Petaka di Depan Mata, Trump Kasih Komentar Tak Terduga Soal AI
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 20.30
Bos Nvidia Jensen Huang Setuju Sama Trump yang Sebut Bahaya AI, Saham Nvidia Anjlok 3,4 Persen
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.22
Perlombaan AI AS-Tiongkok antara Ancaman Eksistensial dan Dominasi Global
Berita terkait
Laju AI Mau Diperlambat, Saham Nvidia Cs Kompak Berguguran
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.28
Meeting Ditunda Gara-Gara Telepon dari Presiden, Isinya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.00
CEO Nvidia Jensen Huang Jadi Orang Terkaya ke-6, Salip Mark Zuckerberg dan Larry Ellison
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 21.00
Wall Street Menguat, Prospek Positif Nvidia Angkat Saham Teknologi
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 06.07