Obama dan Kamala Harris Desak Regulasi Ketat Pengembangan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Presiden AS Barack Obama dan mantan Wakil Presiden Kamala Harris menyerukan regulasi yang lebih ketat terhadap pengembangan kecerdasan buatan (AI). Dalam pernyataan resmi, Obama menekankan perlunya proposal konkret, undang-undang, dan regulasi untuk mengatasi risiko keamanan, dampumg terhadap lapangan kerja, dan dampak sosial. Ia menyatakan bahwa AI tidak bisa dikembalikan ke dalam kotak, namun pemerintah harus menentukan arah pengembangan dan penggunaannya agar tidak hanya menunggu dampaknya terjadi.
Kamala Harris mendukung perlambatan pengembangan AI generasi maju (frontier AI) agar regulasi dapat mengejar laju inovasi. Ia mendesak Kongres untuk membentuk lembaga pengawasan federal dan meminta Presiden Donald Trump menginisiati perjanjian internasional guna mencegah penggunaan AI yang berbahaya. Harris menegaskan AS harus tetap memimpin pengembangan AI sambil menerapkan standar keamanan yang wajar, termasuk kerja sama dengan negara seperti Tiongkok.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump menolak keras seruan regulasi yang lebih ketat. Ia menyebut kekhawatiran tentang AI sebagai hoaks dan konspirasi, serta berargumen bahwa satu-satunya kendali yang dibutuhkan adalah kepemimpinan presiden yang kuat. Trump juga menekankan pentingnya menjaga kompetitivitas AS agar tidak kalah dengan Tiongkok dalam persaingan teknologi AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.15
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, Presiden Malah Bilang Begini
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.15
Trump Tolak Kekhawatiran AI, Tak Mau AS Kalah dari China
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.40
Trump Serang Bos Anthropic, Sebut AI Tidak Butuh Pengaman
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.25
Bos Anthropic Peringatkan AI Bisa Lepas Kendali, Ancam Manusia
Berita terkait
Tak Mau Diatur, Pemilik WhatsApp dan Instagram Telepon Presiden
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.00
Amerika Terpecah, Trump Ngamuk Sebut Pihak yang Mau Bisnis Bangkrut
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.00
Dilema Regulasi AI: Ancaman Eksistensial dan Pertaruhan Politik AS
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.15
Gara-Gara Skandal Madonna, Australia Larang Total AI
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.40