BPS Catat Nilai Tukar Petani September 2026 Naik 1,49 Persen jadi 131,11
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada September 2026 mencapai 131,11, naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini dipicu oleh indeks harga yang diterima petani (It) yang tumbuh 1,93 persen, lebih tinggi daripada indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang hanya naik 0,44 persen.
Peningkatan NTP terjadi di seluruh subsektor pertanian. Subsektor Tanaman Hortikultura mencatat kenaikan tertinggi sebesar 4,04 persen, diikuti Tanaman Perkebunan Rakyat 1,72 persen, Tanaman Pangan 1,01 persen, Peternakan 0,57 persen, dan Perikanan 0,07 persen. Kenaikan harga yang diterima petani terutama didorong oleh kelompok padi (1,20 persen) serta palawija seperti jagung dan ketela pohon (1,80 persen).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.43
Nilai Tukar Petani Tembus 131,11, Naik 1,49 Persen di September 2026
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.26
Produksi Beras September-November 2026 Berpotensi Turun
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.00
Permintaan Kopi-Besi Loyo, Ekspor Pertanian dan Tambang RI Turun 2 Digit
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.50
BPS: Harga Beras Naik September 2026, Eceran Tembus Rp 15.769 per Kg
Berita terkait
BPS Catat Harga Beras Premium di Penggilingan Melonjak 10 Persen
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 05.45
Daya Beli Petani Terjaga, NTP Juli 2026 Naik ke Level 127,84
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 17.54
BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 3,28 Persen, Dipicu Komoditas Pangan
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.00
Warning! Produksi Padi 3 Bulan ke Depan Diproyeksi Anjlok Hampir 12%
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.30