Daya Beli Petani Terjaga, NTP Juli 2026 Naik ke Level 127,84
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026 naik menjadi 127,84, meningkat 0,15% dari Juni 2026. Kenaikan ini menunjukkan daya beli petani tetap terjaga karena penurunan biaya yang dikeluarkan petani lebih besar dibandingkan penurunan harga hasil pertanian. Indeks harga yang diterima petani turun 0,10%, sedangkan indeks harga yang dibayar petani turun 0,25%. Peningkatan NTP nasional didukung oleh kinerja subsektor pertanian yang membaik. Subsektor tanaman perkebunan rakyat mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,67%, diikuti tanaman pangan naik 1,32%. Harga padi dan palawija yang meningkat mendorong kenaikan pada tanaman pangan, sementara harga kakao dan kelapa sawit yang menguat menjadi faktor utama bagi perkebunan rakyat. Secara kumulatif, NTP nasional dari Januari hingga Juli 2026 tercatat 126,13 atau naik 2,98% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebanyak 26 dari 38 provinsi membukukan kenaikan NTP pada Juli 2026, dengan Sulawesi Tenggara mencatat peningkatan tertinggi sebesar 8,89%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 05.45
BPS Catat Harga Beras Premium di Penggilingan Melonjak 10 Persen
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.30
Nilai Tukar Petani Naik 0,15% pada Juli 2026, Biaya Produksi Turun
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.20
Luas Panen Susut, Produksi Padi Berpotensi Turun Sampai September 2026
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.39
Daya Beli Petani RI Naik di Juli 2026, BPS Beberkan Buktinya!
Berita terkait
BPS Prediksi Produksi Jagung RI Naik Sampai Tembus 14 Juta Ton
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.55
Petani Didorong Genjot Produksi, Pemerintah Harus Pastikan Pasar Tersedia
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.35
Kemiri NTB Dibidik Jadi Komoditas Ekspor, 350 Petani Dapat Pendampingan
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 17.41
Garis Kemiskinan RI Cuma Rp669 Ribu, Ekonom Bongkar Jurang Besar antara Data dan Realitas
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.11