BPS: Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa desil bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi keluarga, melainkan posisi relatif kesejahteraan dibandingkan keluarga lain. Desil ditentukan melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mempertimbangkan 15 karakteristik sosial ekonomi seperti perumahan, air minum, energi, aset, pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan. Setiap kelompok desil mencakup sekitar 10 persen keluarga dari total 95,98 juta record keluarga pada Juli 2026. Metode Proxy Means Test (PMT) digunakan untuk memperkirakan kesejahteraan secara menyeluruh, sehingga perubahan satu indikator tidak otomatis mengubah posisi desil. Informasi desil dapat menjadi dasar penentuan program bantuan sosial, namun setiap program memiliki kriteria masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 11.15
Kepala BPS: Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Warga RI
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.22
DTSEN Jadi Rujukan Bersama, BPS Jelaskan Arti Desil
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 11.15
DTSEN Jadi Rujukan Nasional, BPS Jelaskan Arti Desil Kesejahteraan
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
BPS Jelaskan soal Desil dalam DTSEN
Berita terkait
BPS Jelaskan Arti Desil 1-10: Bukan Ukuran Absolut Kemiskinan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.11
Menimbang Keakuratan Desil DTSEN Mengukur Sejahtera Ekonomi Warga RI
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.35
FOTO: Bukan Sultan, Ini Arti Sebenarnya Desil 9 dan 10
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.45
Memahami Desil 1-10 dalam DTSEN Kemensos dan Kriteria Penerima Bansos
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.19