Menimbang Keakuratan Desil DTSEN Mengukur Sejahtera Ekonomi Warga RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menggunakan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penentuan penerima bantuan sosial. Namun, pengawal ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai desil tidak akurat untuk menggambarkan kondisi ekonomi rumah tangga secara real-time karena bersifat relatif dan siklus pemutakhiran data tiga bulan menyisakan risiko exclusion error maupun inclusion error. Ia menyarankan desil sebagai first-stage screening dengan verifikasi lapangan, data kejadian, dan mekanisme keberatan. Pengamat CORE Yusuf Rendy Manilet menambahkan bahwa metode Proxy Means Test (PMT) dalam DTSEN memiliki tingkat kesalahan sekitar 23 persen, sehingga perlu digabungkan dengan indikator responsif seperti konsumsi listrik, kepesertaan jaminan sosial, dan data administratif. Bagi rumah tangga dengan pendapatan tidak tetap, diperlukan rata-rata pendapatan selama 6-12 bulan dengan mempertimbangkan pola musiman dan tanggungan. Masyarakat yang keluar dari kelompok prioritas perlu masa transisi dan kanal banding dengan batas waktu penyelesaian yang jelas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.30
Warga Jogja Mulai Mengadu Soal Perubahan Desil
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.13
Anda Bingung Masuk Desil Lebih Tinggi dari Anak Purbaya? Ini Alasannya
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Jangan Salah Sangka, Data Desil Agustus Bukan Dari Sensus Ekonomi Terbaru
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 05.55
Jenis Kendaraan Bakal Jadi Acuan Pembatasan Pertalite, Ini Alasannya
Berita terkait
Begini Cara Ralat Desil DTSEN Secara Mandiri Lewat HP
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 10.00
Qodari: DTSEN Pastikan Perlindungan Sosial Jangkau Warga yang Membutuhkan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.08
Qodari: Desil Bukan Jadi Penentu Tunggal Penyaluran Bansos ke Masyarakat
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 19.30
Mensos Ungkap Biang Kerok Desil Tak Sesuai Kondisi Warga RI
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.38