Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS: Sawit hingga Kopi Jadi Andalan Ekspor RI ke Arab Saudi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa minyak sawit, kopi, dan produk kayu menjadi komoditas ekspor utama Indonesia ke Arab Saudi, dengan pangsa pasar yang kuat. Minyak sawit mendominasi dengan nilai impor US$706,47 juta dan pangsa pasar 38,29%, jauh di atas Malaysia (12,74%), Ukraina (7,69%), dan Oman (5,98%). Indonesia kini menempati peringkat ke-18 sebagai pemasok, naik dari peringkat ke-24 pada 2005.

Ekspor penting lainnya meliputi kayu & produk kayu (US$146,86 juta, 8,08%), kopi/teh/rempah (US$122,13 juta, 6,61%), kertas & turunannya (US$103,61 juta, 5,92%), olahan daging/ikan (US$78,35 juta, 19,60%), biji/buah berminyak (US$66,88 juta, 7,27%), dan alas kaki (US$59,28 juta, 5,30%). Pangsa pasar alas kaki masih jauh di bawah China (52,33%), Vietnam (15,93%), dan Italia (11,56%). Kompetitor bervariasi: kayu bersaing dengan China, Thailand, Finlandia; kopi/teh/rempah dengan Etiopia, India, Guatemala.

BPS melihat peluang untuk meningkatkan ekspor dengan belajar dari kesuksesan China dan India dalam memanfaatkan permintaan haji dan umrah. Peluang juga terbuka untuk perlengkapan ibadah, pakaian, alas kaki, dan suvenir terkait haji/umrah. Pemetaan produk unggulan dan posisi kompetitor ini menjadi dasar strategi perluasan penetrasi ekspor Indonesia di Arab Saudi.

Berita terkait