BPS Ungkap Harga Beras Naik Gegara Luas Lahan & Produksi Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi beras mencapai 0,42% pada Agustus 2026 dengan kontribusi 0,02% terhadap inflasi umum. Penyebab utama adalah penurunan produksi padi di lapangan dan faktor distribusi. Di Agustus 2026, potensi luas panen turun menjadi 3,07 juta hektare dibandingkan 3,11 juta hektare pada 2025. Pasokan gabah dan beras harian ke penggilingan cenderung lebih terbatas dibanding saat puncak panen. Harga beras di penggilingan naik 1,32% bulanan dan 5,52% tahunan, sedangkan di tingkat eceran naik 0,42% bulanan dan 2,77% tahunan. Harga beras premium naik 10,07% tahunan, lebih tinggi dibanding beras medium yang naik 4,03% tahunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.05
Harga Beras di Konsumen Naik, Petani Makin Sejahtrera?
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.45
Tren Harga Beras Terus Naik Sejak Januari 2026, Eceran Tembus Rp 15.641 per Kg
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.10
BPS: Harga Beras Naik Lagi, Premium Melonjak 10% Setahun
JawaPos · 1 September 2026 pukul 15.00
BPS Laporkan Produksi Padi dan Jagung Juli 2026 Kompak Turun
Berita terkait
Produksi Gabah Kering Giling Juni 2026 Capai 4,29 juta ton, Naik 7%
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 18.00
BPS Ungkap Penyebab Harga Daging Ayam Naik di 188 Daerah
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.58
BPS Catat Harga Beras Premium di Penggilingan Melonjak 10 Persen
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 05.45
Beras Makin Mahal, Kenaikan Merata dari Penggilingan Hingga Eceran
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.40